Brand yang paling disukai & orang yang paling berpengaruh di Social Media versi SITTI


Social media: it’s everywhere. You’re either on the bandwagon or you’re living in the Stone Age. Love it or hate it, it’s revolutionized the way we market and the way we communicate. – Deny Ely, IndyPosted-

SITTI (Sistem Iklan Teknologi Teks Indonesia), berkolaborasi dengan Majalah SWA dan OMG Consulting, menunjukkan kebolehannya dalam Social Media Analysis untuk mencari Indonesia The Most Favorable Brand in Social Media dan Indonesia Most Influential Personality in Social Media. Bertempat di Hotel Shangrilla, Jakarta,14 Desember 2010, SITTI mengumumkan brand apa saja yang paling disukai oleh netizen dalam 33 kategori produk. Disamping brand, SITTI juga memberikan penghargaan untuk individu paling berpengaruh di Social Media.

SITTI melakukan riset berdasarkan perhitungan matematis atas data percakapan Twitter, Facebook dan situs yang ter-index oleh mesin SITTI mulai dari bulan Januari 2010 sampai dengan bulan November 2010. SITTI berhasil menangkap 600 juta halaman situs dalam Bahasa Indonesia, 8 juta akun Twitter dan komunikasinya, serta merekan sekitar 10 juta akun Facebook.

Tahapan Riset

Apa yang dilakukan SITTI sebenarnya bukan survey, bukan pula sensus. Dalam riset, aktivitas yang SITTI lakukan adalah Data Mining (ekstraksi pola yang menarik dari data dalam jumlah besar). Tahapan Riset yang SITTI lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Menetapkan kategori, dimana suatu kategori adalah ruang lingkup merek-merek sejenis berkumpul dan diukur
  2. Menetapkan atribut – atribut yang terasosiasi dengan kategori yang telah ditentukan. (berdasarkan rekam jejak historis dari hampir 12 terabytes data artikel dan pembicaraan dalam bahasa indonesia). Atribut adalah semua hal yang melekat pada suatu merek, yang kemudian membentuk persepsi, menciptakan identitas dan relevansi untuk merek dalam media sosial.
  3. Dari atribut-atribut yang sudah ditemukan, dilakukan pemisahan antar ‘favourable’ dan ‘unfavourable’. Dimana Favourability ditentukan berdasarkan mayoritas konteks dalam pembicaraan, dipisahkan yang memiliki sentimen negatif diklasifikasikan menjadi ‘Unfavourable’, sisanya diklasifikasikan menjadi ‘Favourable’ (yang memiliki sentiment netral dan positif)
  4. Mencari asosiasi antara merek dengan atribut yang ‘favourable’
  5. Menghitung volume / frekuensi dari hubungan antara merek dan atribut yang ‘favourable’
  6. Melakukan perhitungan Social Network Analysis antara merek dan atribut yang ‘favourable’ Contoh perhitungan Social Network Analysis dipakai juga dalam menentukan pemunculan hasil pencarian pada Google Search dgn menggunakan ranking halaman
  7. Mengkombinasikan 2 perhitungan ini menjadi SITTI Score (disebut juga Social Media Brand Score). SITTI Score indeks menggambarkan seberapa sering suatu merek dibicarakan, dan seberapa relevan merek tersebut dengan atribut-atribut yang penting dalam kategori tersebut.
  8. Merek diurutkan berdasarkan SITTI score yang terbesar sampai yang terkecil.

Ide penghargaan ini, menurut Yoris, Creative Junkies OMG, ialah perlunya kita memaknai temuan-temuan dalam Social Media terutama untuk Brand dan Personality, mengingat Social Media tumbuh sangat signifikan di Indonesia. Disamping itu, mesin analisa yang digunakan sekarang kebanyakan memang fokus di bahasa Inggris. Ketika digunakan untuk mencari content dan conversation dalam Bahasa, tidak relevan.

Where’s the number?

Sangat disayangkan, dalam CD yang SITTI berikan, tidak terdapat dokumen yang menjelaskan data lengkap dalam angka, grafik, maupun persentase, dsb. Yang ada hanya list saja. Semoga dalam kesempatan lain, SITTI merilis tambahan data dalam bentuk numbers.

Ingin tahu siapa saja yang juara di Social Media? Silahkan menikmati data lengkapnya

Continue reading “Brand yang paling disukai & orang yang paling berpengaruh di Social Media versi SITTI”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: