An Unexpected Journey (part Two) – #Zeitgeist2013


Di post sebelumnya, saya janji untuk menceritakan apa saja yang menarik di 2013. Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan saya di 2012.

Berikut adalah momen yang mewarnai 2013:

Menjadi Trainer

training imiii

Satu tahun terakhir ini saya aktif menjadi trainer & instructor di IMII. Thanks untuk teman saya Nanda yang sudah memberikan saya kesempatan untuk berbagi pengetahuan tentang digital & social media. Saya juga sangat senang bisa belajar bersama dan berkolaborasi dengan speaker lainnya di setiap sesi training. Untuk topik training, saya dipercaya untuk menyampaikan topik Digital Roadmap, Digital Marketing, Social Media & Online PR, dan Social Media for Internal Communication & Collaboration.

Di training ini saya juga bisa belajar dari peserta dan mengetahui bagaimana peta kematangan digital industri di Indonesia sebenarnya. Digital is one of our nation potential market in the future! Serius! Continue reading “An Unexpected Journey (part Two) – #Zeitgeist2013”

Introduction to Full Circle #DigitalFramework


Di tempat kerja sebelumnya, saya seringkali melihat digital hanya dari dua sisi saja, creative part & measurement part. Hasilnya, beberapa project berakhir seperti konser dengan banyak performance art, tata panggung dan cahaya yang spektakuler, diobrolkan oleh pengunjung, ya paling lama sebulan, lalu… berakhir begitu saja. Begitu tau feedback (yang nyatanya dangkal) dari konser tersebut malah sudah puas. Selanjutnya.. nanti-nanti bikin konser yang beda di konsep kreatifnya saja. 

Tapi semenjak di tempat yang baru, dengan pikiran yang terbuka, saya banyak belajar esensi dan big picture dari sebuah kerangka digital yang utuh. Bersama teman-teman di kantor yang sebelumnya, kami mencoba menjabarkan dan melihat sebuah kolaborasi yang seharusnya dijalankan bersamaan tanpa ada judge bahwa “bagian yg ini hanya pelengkap ya.” Sehingga, kami muncul dengan sebuah kerangka hasil kolaborasi antara Creative, Optimization, dan Measurement, kami menamakannya Full Circle Digital Framework: Continue reading “Introduction to Full Circle #DigitalFramework”

#Listen2Earth, Gerakan Cinta Bumi dari Nadya Hutagalung


1364017554482553893

Dalam rangka mendukung Hari Earth Hour yang pada tahun ini jatuh pada hari ini (23/03), Nadya Hutagalung yang merupakan duta Earth Hour sejak 2008 menggalang gerakan #Listen2Earth bersama komunitas Green Kampong

Gerakan #Listen2Earth tidak berhenti hanya dengan aktifitas sharing di media twitter dan instagram. Didukung oleh beberapa kolaborator, greenkampong.com membangun sebuah aset digital berupa hashtag visualization engine yang akan melacak hashtag-hashtag utama dari gerakan Earth Hour (akan live menjelang EarthHour)

Mengenai alasan utama yang mendasari pembuatan visualization engine yang bisa dilihat di www.greenkampong.com/listen2earth. Nadya Hutagalung, pendiri dari komunitas greenkampong.com menyatakan” Green Kampong dan RAcK Digital, salah satu kolaborator & pendukung Earth Hour, memutuskan untuk bersama-sama menunjukkan kepada komunitas global, kekuatan collective dari aksi-aksi individual. Keberhasilan program Earth Hour dan tingginya semangat perubahan membuat kami ingin menunjukkan dampak positive yang dibuat oleh para individu”.

“Hashtag #Listen2Earth kami pilih karena sudah waktunya kita mulai mendengarkan gejala-gejala ketidakseimbangan lingkungan. Kami melihat media digital memungkinkan penggabungan 3 kekuatan yaitu komunitas – kreatifitas – Kurasi data”, ujar Savitri Wibisarto dari RAcK Digital yang diamini oleh Ridho Putradi dari InboundID.

Didukung oleh NoLimitID & Rolling Glory yang juga sempat mendukung visualisasi dari pemilihan gubernur Jakarta 2012, Nadya berharap netizen akan menyadari besar dan indahnya dampak aksi individual terhadap kelangsungan keseimbangan lingkungan. Untuk membantu penyebaran content dan hasil dari aktifitas ini, Green Kampong juga didukung oleh InboundID sebuah perusahaan inbound marketing di Jakarta.

1364017620948200346

Sosial media sudah menunjukkan bahwa peran luar biasa dalam keberhasilan project Earth Hour di Indonesia dimana jumlah kota yang ikut serta mendukung program ini berkembang 4 kali lipat dari 5 kota di tahun 2011 menjadi 21 kota di tahun 2012. Menurut Nadya “Dengan percaya bahwa kita SEMUA bisa menjadi change-makers, langkah awal untuk mebuat perubahan sudah terjadi. Dan seperti yang selalu saya percaya, People Power Saves the Day!”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: