7 Digital Platform yang Bisa Membantu NGO dan Gerakan Sosial di Indonesia

Dalam beberapa bulan terakhir, saya dan teman-teman CommCap, mengadakan training untuk beberapa NGO untuk membantu tim internalnya dalam memaksimalkan dan mengoptimalkan aktivitas digital mereka. Di dalam satu sesi khusus, kami membicarakan tentang pelbagai alat dan platform tambahan yang bisa digunakan oleh NGO untuk mencapai objectives. Diambil dari modul training, berikut adalah beberapa platform & tool tsb:

1. Change.org

Sebuah platform aksi sosial dalam bentuk petisi online untuk perubahan. Platform ini dapat digunakan oleh NGO maupun individu untuk memobilisasi sekaligus mengedukasi kepada khalayak umum tentang isu yang diangkat. Konsep utama dari petisi online ini adalah public shaming, atau memobilisasi masyarakat yang peduli terhadap isu yang dimana di dalam petisi tersebut dijabarkan kesalahan dan ketidakadilan yang dilakukan oleh pelaku, bisa individu / organisasi / perusahaan.

Changeorg

Untuk NGO, jika ingin memperluas jangkauan dari petisi yang dibuat, ada pilihan yang ditawarkan oleh platform Change.org dalam bentuk sponsored/promoted petition. Jika memang petisi yang dibuat tujuannya sekaligus untuk lead generation , yang perlu diperhatikan adalah pembuat petisi tidak bisa mendapatkan akses terhadap database signers.

Kunci sukses petisi online di change.org:

  • Good storytelling: Ceritakan isu yang diangkat dalam petisi tersebut dengan narasi yang menarik.
  • Target petisi yang jelas: Cantumkan secara detail dan jelas tujuan dari petisi ini, semakin konkrit semakin baik.
  • Kolaborasi dengan public figure, selebriti, buzzers, dan organisasi yang punya tujuan yang sama. Dengan begitu jangkauan akan semakin luas dan pengaruhnya akan semakin kuat.
  • Rutin update tentang progress dari petisi dan informasi dari topik yang diangkat.

2. KitaBisa

Platform crowdfunding untuk proyek sosial, dimana sebuah proyek didanai dari donasi dengan jumlah yang bervariasi dengan reward yang sudah ditentukan oleh pembuat proyek.

Jika teman-teman sudah familiar dengan Kickstarter dan Wujudkan, fitur yang ada di dalam KitaBisa hampir serupa. Yang membedakannya dengan crowdfunding platform lain adalah proyek-proyek yang ada di dalam KitaBisa mempunyai dampak sosial yang positif.

KitaBisa

Kunci sukses proyek di KitaBisa:

  • Good storytelling: Ceritakan proyek sosial yang diangkat dengan narasi yang menarik dan tujuan yang konkrit.
  • Tampilkan foto dan video inspiratif untuk mendukung pengunjung website dalam memahami kisah proyek dan cerita dibalik layar.
  • Transparansi keuangan sangat penting dalam membangun kepercayaan dan kredibilitas untuk calon donor.
  • Siapkan reward yang unik untuk backers (donor).

3. Indorelawan

Platform volunteering yang menghubungkan relawan yang berpotensi dengan NGO atau gerakan sosial yang sesuai dengan minat dari calon relawan.

Indorelawanorg

Volunteer can find the organisation or activity that suitable with their interest.

Platform ini cocok untuk mencari relawan yang punya passion sesuai minat dan bakatnya untuk NGO yang membutuhkan bantuan sumberdaya.

Indorelawan organisation

Konsep dari platform ini hampir serupa dengan Jaringan CountMeInID, tapi Indorelawan lebih eksploratif dengan beberapa fitur tambahan. Platform ini akan memperluas jaringan relawan yang selama ini dimiliki oleh NGO, dan yang pasti diluar lingkaran aktivis. Hasilnya: dampaknya lebih luas. Sebagai referensi, di Inggris, ada dua volunteering platforms yang komprehensif dan mempunyai lebih banyak fitur, yaitu VInspired & DoSomething.

Kunci sukses dalam meutilisasi volunteering platform:

  • Menyediakan informasi yang detail tentang NGO. Pastikan kehadiran digital dari NGO (website, akun media sosial, kontak informasi) dalam keadaan yang sangat baik.
  • Menjelaskan secara rinci tentang kegiatan volunteering: peran dari relawan, jadwal, durasi, lokasi, sampai dengan outcome.

4. Causes

Sebuah jejaring sosial yang menyediakan tool dan layanan untuk individual, NGO, bahkan merk komersial untuk menyuarakan cause / kepedulian terhadap suatu isu dengan fungsi call-to-action: menggalang komitmen, menandatangani petisi, dan berdonasi.

Causes.com menyediakan layanan lengkap dari cause marketing untuk menjangkau target khalayak yang lebih luas lagi.

Supporting

Stop Elephants slaughter in Sumatera

Donate in Causes

5. JustCoz

Justcoz.org membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin mendonasikan tweetnya untuk NGO yang sesuai dengan minat mereka. Bagi NGO, Justcoz berguna untuk mengamplifikasikan pesan / kampanye yang ada di twitter kepada audiens yang lebih luas.

justcozorg

6. DonateYourAccount

Serupa dengan JustCoz, DonateYourAccount.com adalah tool dimana individu dapat mendonasikan twitter / facebook akunnya untuk sewaktu-waktu digunakan untuk menyebarkan pesan / kampanye sosial secara otomatis.

DonateYourAccount

Bagaimana DonateYourAccount.com bisa bekerja:

  • NGO membuat campaign dan meminta dukungan dari follower / fans / relawan untuk mendonasikan akun twitternya.
  • Kemudian relawan yang tertarik mendonasikan akun Twitter dan/atau Facebooknya dan memutuskan seberapa sering akan digunakan untuk kampanye. Bisa satu kali per hari, satu kali per minggu, sampai dengan satu kali per bulan.
  • Lalu, pilih campaign yang sudah ada, tipe dari donasi akun media sosial, kemudian klik publish. Akun yang didonasikan secara otomatis akan Reshare dan RT secara otomatis pesan-pesan perubahan / sosial yang telah dibuat oleh NGO sesuai dengan pengaturan yang sudah ditentukan.

7. Twibbon

Twibbon adalah tool yang bisa digunakan oleh NGO untuk mengamplifikasi gerakan sosial atau kampanye dalam pelbagai macam cara. Diantaranya, mengubah avatar / gambar profil, cover Facebook atau  Twitter dari individu yang tertarik mendukung kampanye dengan hanya satu klik saja, dan bisa juga digunakan untuk menyediakan tweet / status yang sudah disiapkan oleh NGO dengan hashtag khusus yang siap untuk dibagikan.

Twibbon Page


Apapun tool dan platform yang digunakan, pastikan terlebih dahulu teman-teman NGO siap dengan tujuan dari kampanye / gerakannya, pesan yang ingin disampaikan, cara penyampaian / narasinya, dan ‘call-to-action’ yang jelas. Jika belum framework ini bisa membantu untuk merumuskan hal-hal tersebut.

Semoga bisa bermanfaat. Let’s create a positive impact!

*Artikel ini juga dipublikasikan di communicaption.com

Iklan

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s